Arsip untuk kategori ‘Sriwijaya FC’
Sriwijaya FC tahan imbang PSMS Medan

Kemarin, di Kediri (17/1/08) Sriwijaya FC menahan imbang PSMS Medan di pertandingan pertama 8 besar Liga Indonesia. Hanya berbagi poin satu dengan Rival se-Sumatera, membuat perjuangan SFC mesti kerja extra-keras pada dua pertandingan kedepan. karena akan menghadapi Arema (18/1) dan Persiwa (20/1) .
Sriwijaya FC Juara COPA Indonesia 2007 !!!!!

Akhirnya Sriwijaya FC menjadi kampiun Copa Indonesia III 2007 setelah mengalahkan Persipura lewat adu pinalti. Malam itu, Minggu (13/1/08) SFC bermain menyerang walau tidak menurunkan 2 pilarnya Charis dan Lenglolo karena akumulasi kartu. Sempat tertinggal terlebih dahulu di awal babak pertama, tepatnya menit ke-6 oleh gol Ernest Jeremiah. SFC dapat menyamakan kedudukan lewat tendangan pinalti Keith Kayamba Gumbs pada menit ke-75. Hadiah tendangan 12 pas ini diberikan oleh wasit Jimmy Napitupulu setelah tendangan Benben Berlian mengenai tangan pemain belakang Persipura Jack Komboy di dalam kotak pinalti.
Skor 1 – 1 hingga akhir babak kedua dan perpanjangan waktu. Pertandingan harus ditentukan dengan drama adu pinalti sama seperti saat SFC melakoni partai Semifinal melawan Pelita Jaya. Disini kembali Dewi Fortuna berpihak kepada SFC, sekali lagi Ferry Rotinsulu menjadi pahlawan kemenangan SFC dengan dapat menahan dua dari tiga tendangan eksekutor Pinalti kubu Persipura. Satu tendangan pinalti Persipura yang dilakukan Beto melambung tinggi diatas mistar gawang Ferry Rotinsulu, Obiora memastikan kemenangan setelah Tendangan pinaltinya meluncur mulus ke gawang Persipura.
Dan Piala pun akhirnya berpindah ke Pulau Sumatera setelah dua tahun berturut-turut berada di Pulau Jawa dimana Arema Malang menjadi kampiun tahun 2005 dan 2006.
Bravo Sriwijaya FC , Campionato Indonesia 2007 !!!
Sriwijaya FC Hadapi Persipura di Final Copa Indonesia 2007

Setelah melalui pertandingan waktu normal dan ditambah perpanjangan waktu kedudukan masih tanpa gol, Semifinal Copa Indonesia 2007 antara Sriwijaya FC (SFC) melawan Pelita Jaya Purwakarta di Gelora Bung Karno kemarin (10/1/08) harus diakhiri dengan Drama adu pinalti.
Ferry yang menjadi Man of the Match pada pertandingan itu, dengan berhasil menahan 2 tendangan eksekutor pinalti dari kubu Pelita. Yakni tendangan Ardan Aras (penendang kedua) dan vagner Louis (Penendang ketujuh). Bukan pada saat adu pinalti saja, Ferry menunjukkan kepiawaiannya menjaga jala gawang SFC. Sebelumnya pada pertandingan di waktu normal ada 5 kali penyelamatan yang dilakukan kiper asal Makassar tersebut.
Seharusnya SFC dapat menyelesaikan pertandingan tanpa penambahan ekskutor pinalti. Namun sayang kesempatan itu hilang setelah eksekutor kelima SFC Christian Lenglolo gagal memasukan si kulit bundar ke gawang Pelita yang dijaga oleh Kiper Timnas U23 Dian Agus Presetyo. Dan pada kedudukan 4 – 4, dilanjutkan lagi penendang pinalti tambahan. Pada kesempatan pertama Tommy Rifka berhasil membawa Pelita namun dibalas oleh Toni Sucipto untuk menyamakan kedudukan. Petaka datang bagi Pelita pada kesempatan ketujuh, sang eksekutor Vagner Louis gagal menyarangkan bola ke gawang SFC karena berhasil di tepis oleh Ferry.
Penentu kemenangan SFC adalah Christian Warobay yang mampu memaksimalkan kesempatan yang diberikan kepadanya. Dengan dingin mantan pemain Persipura tersebut memasukan bola ke gawang Pelita tanpa bisa dihadang oleh Kiper Pelita tersebut.
Sriwijaya FC akhirnya menjadi lawan Persipura di Final Copa Indonesia 2007 yang akan dilaksanakan di Gelora Bung Karno Jakarta tanggal 13 Januari 2008 Nanti.
Untuk para pendukung Pelita Semoga dapat menerima kekalahan tersebut dengan besar hati karena tim Anda telah melakukan yang terbaik. Namun sayang Dewi Fortuna tidak memihak ke Tim Anda.
Semoga Sepak Bola Indonesia semakin maju, berkualitas dan selalu menjunjung Sportifitas.
Sekali lagi BRAVO SEPAK BOLA INDONESIA
PSMS Ngambek, contoh mental olahraga kita

Ngambek yang dilakukan para pemain PSMS pada perempat final Copa Indonesia leg ke 2 di Palembang, sepertinya sudah tidak asing lagi bagi kita pecinta sepak bola di tanah air. Kejadian ini sudah kerap bahkan sering terjadi di persepakbolaan Indonesia. Baru-baru ini seorang Kurnia Sandi yang notabene pemain yang sudah banyak makan asam garam di sepak bola yang juga alumnus tim primavera indonesia melakukan aksi yang tidak sportif membiarkan saja gawangnya dibobol pemain persitara melalui pinalti karena dia tidak menerima keputusan wasit dan menganggap tidak terjadi pelanggaran dan pinalti tidak seharusnya di berikan pada tim lawan. Mental ini lah yang meski diperbaiki oleh semua unsur yang ada di persepakbolaan nasional.
SRIWIJAYA FC ke semifinal Copa Indonesia…
![]()
Kemenangan 4-0 atas PSMS Medan kemarin pada leg ke 2 perempat final Copa Indonesia di Stadion Gelora Jaka Baring membawa Sriwijaya FC lolos ke semifinal yang akan di geber di Jakarta tanggal 10 dan 13 Januari 2008 nanti. Kemenangan tersebut membuat SFC sebagai satu2nya tim yang mewakili sumatera setelah harus saling bunuh dengan PSMS Medan di perempat final.
Harus mengejar defisit 2 gol karena kalah 2 – 0 pada leg 1 di Stadion Teladan, Medan, SFC bermain aggresif dan menyerang dan menguasai sepanjang pertandingan. SFC pun berhasil unggul 2 – 0 pada waktu normal. Gol yang dibuat oleh Renato Elias pada menit ke 8′ dan Keith Kayamba Gumbs menit ke 55′ yang merubah aggregat menjadi 2 – 2, sehingga memaksa pertandingan harus diselesaikan dengan perpanjangan waktu.
Pada perpanjangan waktu SFC berhasil memecah kebuntuan dengan menambah 1 gol lagi oleh Kayamba. Gol tersebut berbau offside, walaupun pada kenyataan tak terlihat bahwa kayamba berdiri di posisi offside karena masih ada pemain PSMS digaris belakang pertahanan mereka. Tak ayal tanpa menunjukan sikap Professional sebagai Pemain Bola para Pemain PSMS melakukan aksi Ngambek dan tidak mau meneruskan pertandingan yang memudahkan pemain SFC untuk menambah 1 gol lagi melalui Christian Lenglolo. Kedudukan 4 – 0 membuat pasukan SFC melaju ke Semifinal yang akan di lakasanakan di Staidon Gelora Bung Karno, Jakarta melawan Pelita Jaya Surakarta.
Bravo Sriwijaya FC, maju terus pantang mundur…

![wongkito[dot]net](http://wongkito.net/badge/wongkito.gif)






